Santo Hubertus

Sta. Hubertus hobi berburu sejak muda. Pada hari jumat suci, Ia melintasi hutan dan mengincar rusa jantan yang besar. Namun tiba - tiba di antara tanduk rusa itu terpancang salib yang bersinar, lalu rusa itu menghilang entah kemana. Lalu, tiba - tiba terdengar suara " Hubertus, mengapa kamu mengejar kenikmatan belaka, hidupmu sungguh tidak bernilai ". Sejak saat itu Ia mencari Kristus. Kisahnya didengar Uskup St. Lambertus Maastricht, Belanda. Kemudian Ia pun mentahbiskannya menjadi imam dan uskup yang dipercaya.

Setelah St. Lambertus dibunuh, Hubertus menggantikannya. Api semangat kerasulannya semakin menyala. Ia banyak mentobatkan orang menjadi Kristen. Ia wafat di Terueren.

Sumber : Ensiklopedia Orang Kudus

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Santa Yutta

Sta. Yutta adalah seorang istri orang ningrat, hidup sangat bahagia. Namun setelah suaminya gugur di medan perang, Ia meninggalkan segala kemewahan dan mengalihkan perhatiannya untuk membantu kaum miskin dan merawat orang buta. Ia sangat menghormati Yesus. Kemudian Ia menjadi pertapa dan wafat di Kulmsee, Prusia Timur.

Sumber : Ensiklopedia Orang Kudus

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Santo Gregorius Agung

Sto. Gregorius Agung pada usia 35 tahun masuk biara. Selama 6 tahun, Ia ditunjuk sebagai duta kepausan di Konstantinopel, kemudian Ia kembali lagi ke biaranya. 6 tahun kemudian Ia menjadi Paus. Selama menjabat Ia mengalami banyak kesulitan.

Penyerangan suku Lombard di Italia, memperjuangkan kedudukan tahta suci baik di barat dan timur serta upayanya yang paling jauh adalah mengutus St. Agustinus dan 40 orang biarawan lainnya ke Inggris untuk membantu menyelamatkan pemuda Anglo Saxon yang diperjualbelikan. Gregorius termasuk Pujangga Gereja Latin dengan julukan 'Servus Servorum Dei ( abdi para abdi Tuhan )' dan Ia dihormati sebagai 'Koral Gregorian ( pelindung para penyanyi gereja )'. Ia wafat di Roma.

Sumber : Ensiklopedia Orang Kudus

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Santa Magdalena Sophia

Sta. Magdalena Sophia pada usia 26 tahun menjadi pemimpin kelompok guru - guru yang bercita - cita membangun kembali pendidikan puteri katolik setelah Revolusi Perancis yang menghancurkan semua sekolah katolik. Pendidikan yang diasuh Konggregasi Suster dari Hati Kudus ini berkembang pesat, sehingga ia berkeliling Eropa untuk mendampingi suster - suster.

Sumber : Ensiklopedia Orang Kudus

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Santo. Reinardus

Sto. Reinardus adalah seorang Uskup Luttich, Belgia yang membeli jabatan uskupnya dengan penuh ambisi. Suatu hari Ia menyadari kesalahannya. Ia berziarah dari bukit Zaitun, Golgota, Yerusalem, dan sekitarnya selama 3 hari tanpa tidur, makan, minum, dan alas kaki.

Dengan pakaian yang lusuh, sepanjang jalan Ia tetap menangis. Ketika Paus mendengar pertobatannya, Ia menyuruh Reinardus tetap mengemban jabatannya. Sejak saat itu, Ia dengan rajin mengunjungi paroki dikeuskupannya untuk berkhotbah, dan membantu mereka yang tertindas.

Sumber : Ensiklopedia Orang Kudus

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

St. Peregrinus

St. Peregrinus lahir di Forli, Italia tahun 1260. Sebagian besar hidupnya dihabiskan bersama orang - orang sakit dan yang hampir mati. Kemudian Ia menderita kanker pada kakinya sehingga para dokter ingin mengamputasinya, akan tetapi Ia menolaknya dan berdoa kepada Allah.

Dia mendapatkan penyembuhan yang ajaib setelah mendapat penglihatan dimana Yesus menyentuh kakinya dan kankernya pun lenyap. Ia wafat tahun 1345. St. Peregrinus adalah pelindung para penderita kanker, penyakit yang sulit disembuhkan, serta gangguan kaki. Pestanya diperingati setiap tanggal 2 Mei.

Sumber : Ensiklopedia orang kudus

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Esei Kritik

Nama kelompok          :           Crishadi Juliantoro      (21210630)
                                              Yoga Wicaksana        (28210647)
                                              Yusuf Fadillah           (28210800)

Kelas                           :           3EB09




Salah satu bentuk esei kritik ialah tinjauan buku. Kalian harus menemukan buku penunjang dalam bidang Akuntansi (buku populer). Untuk tugas ini, kalian harus membedakan antara tujuan tinjauan dan tujuan buku tersebut. Jadi tugas kalian ada 2, yaitu apa tujuan kalian melakukan tinjauan buku X dan apa tujuan penulis menyusun buku tersebut. Selanjutnya, tugas kalian adalah:


1. jelaskan apa tujuan esei kritik tinjauan buku tersebut.
2. tujuan penulis buku tersebut.

Kalian harus memberikan rangkuman buku dan memberikan kesimpulan bahwa buku tersebut baik untuk dibaca atau tidak untuk dibaca.

1. Tujuan esei kritik
  • Mengetahui isi buku yang dibaca.
  • Mengetahui penggunaan bahasa, serta pemilihan kata yang digunakan oleh penulis dalam menyampaikan materi.
  • Kemudian membandingkan buku yang kita baca dengan pengarang yang berbeda, tetapi masih dalam satu topik pembahasan.
  • Mengetahui kelemahan dan keunggulan dari masing-masing buku yang kita baca.

2. Tujuan penulis buku
  • Agar pembaca dapat lebih memahami dan mengerti tentang Akuntansi Perpajakan.
  • Sebagai sumber pedoman atau acuan dalam kegiatan proses belajar-mengajar.

Rangkuman Buku :
Secara Keseluruhan, buku “Perpajakan” (Prof. Dr. Mardiasmo, MBA., Ak) ini berisi teori-teori perpajakan serta dilengkapi dengan berbagai contoh kasus perpajakan, yang dimana bertujuan agar mempermudahkan pembaca untuk lebih memahami dan mengerti tentang hal-hal yang berkaitan dengan perpajakan.


Kesimpulan :
Berdasarkan esei kritik dan tinjauan buku yang telah kelompok kami lakukan, maka kami menarik kesimpulan bahwa buku ini menggunakan pemilihan kata yang baik, serta dilengkapi dengan beberapa contoh kasus. Yang dimana nantinya bisa membantu mempermudah pembaca dalam memahami dan mengerti tentang akuntansi perpajakan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS